Suara.com - Setelah keluar dari keanggotaan Partai Gerindra, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku belum tahu akan pindah ke partai yang mana. Tapi, ia terkesan tenang-tenang saja, walau sekarang tidak punya "cantolan."
"Santai ajalah, enggak mau masuk parpol dulu," kata Basuki yang akrab disapa Ahok di Balai Kota Jakarta, Jumat (12/9/2014).
PDI Perjuangan sudah memberikan sinyal untuk menerima Ahok bila ia ingin bergabung. PDI Perjuangan adalah partai pendukung Joko Widodo dan Ahok di Pilkada DKI Jakarta tahun 2012, selain Gerindra.
Menanggapi sikap PDI Perjuangan yang sudah membuka pintu, Ahok mengatakan bahwa ia dan partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu sudah lama memiliki kedekatan.
"Dari dulu memang sudah dekat sama PDI Perjuangan kok. Dari dulu memang hubungan saya baik," kata Ahok.
Sinyal PDI Perjuangan, antara lain disampaikan oleh Jokowi pada Kamis (11/9/2014).
"Itu hak pribadi, hak politik Pak Ahok. Mau ke PDI Perjuangan silakan, partai lain juga silakan," kata Jokowi di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta, Jalan Taman Suropati 7, Menteng, Jakarta.
Ahok mundur karena berseberangan dengan Partai Gerindra. Ahok tidak suka Gerindra tetap mendukung revisi mekanisme pilkada, dari dipilih langsung oleh rakyat menjadi dipilih DPRD. Bagi Ahok, itu sama saja dengan menodai reformasi dan demokrasi yang dibangun selama ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?