Suara.com - Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) mulai berhitung kembali soal arsitektur kementerian pada kabinetnya nanti. Jokowi beberapa waktu lalu sempat mengatakan akan memutuskan arsitektur kabinetnya pada pertengahan September ini.
Jokowi mencontohkan, struktur menteri yang berada di Malaysia. Misalnya, dengan jumlah 24 juta penduduk, Malaysia memiliki 24 menteri. Ia pun membandingkan kedudukan Indonesia yang berpenduduk 240 juta dengan hanya 34 kementerian.
"Malaysia 24 juta warga, menteri 24. Kita punya 17.000 pulau, penduduk 240 juta warga, harusnya menterinya berapa? 240 menteri. Oleh sebab itu saya sampaikan ramping-gemuk atau atletis itu tergantung yang kita lihat. Jangan kamu gemak-gemuk, rompang-ramping," kata Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Jumat (12/9/2014).
Dia menjelaskan, kedudukan kementerian yang akan dibuat nanti, yang terpenting bisa mengimplementasikan semua program dan visi-misi Jokowi-JK.
"Bukan? masalah nama kementerian, bukan masalah ramping gemuk. Tapi itu menjadi kabinet yang kuat dan segera bisa mengimplementasikan semua program. Kuat kalau menterinya bisa beri leadership yang kuat, kompetensi kuat, kapabilitasnya kuat," katanya.
Mengenai penghapusan posisi wakil menteri, Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan, akan merealisasikannya. Dia mengungkapkan, ada beberapa wamen yang akan dihapus di kementrian, walaupun tidak seluruhnya.
"Hampir semua, tapi belum diputuskan. Masih dalam proses," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
Lempar Bom ke Sekolah, Siswa SMP di Kubu Raya Ternyata Terpapar TCC dan Jadi Korban Perundungan
-
Galon Air Minum Tampak Buram dan Kusam? Waspadai Risiko BPA Semakin Tinggi
-
Wamensos Agus Jabo Dorong Peran Aktif Pemda Perbarui Data DTSEN
-
Mahfud MD Tercengang Adies Kadir Tiba-tiba Muncul Jadi Calon Hakim MK: Tapi Itu Tak Melanggar Hukum
-
Kemensos Perkuat Sekolah Rakyat Lewat Sinkronisasi Data 66 Titik ke Dapodik
-
Diselundupkan Lewat Koper, 85.750 Benih Lobster Ilegal Digagalkan di Bandara Soetta
-
Wamen Stella Christie: Indonesia Punya Kesempatan Pimpin Pendidikan Dunia
-
Namanya Masuk Radar Bos OJK, Misbakhun Ogah Berandai-andai
-
Syahganda Nainggolan: Langkah Prabowo di Board of Peace Bentuk Realisme Politik
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX