Suara.com - Salah seorang saudara David Haines, yang menjadi korban ketiga pemenggalan algojo kelompok militan Negara Islam Suriah dan Irak Utara (ISIS), Mike Haines menyamakan kelompok itu sebagai monster.
Mike sangat, seperti dikutip dari DailyStar, Senin (15/9/2014), mengatakan kalau saudaranya adalah seorang humanis dan sedang bertugas menolong orang-orang yang mebutuhkan di kawasan itu saat diculik pertama kali.
“Dia menolong siapapun yang membutuhkan, tidak memandang ras, kepercayaan atau agama,” ungkap Mike.
Mike juga bercerita, David sangat dicintai keluarganya. Itulah sebabnya dia menyebut ISIS sebagai jelmaan monster.
Mike bahkan mengingatkan kalau tindakan radikal bukan cuma mengancam mereka yang berada di kawasan yang dikuasai ISIS saja.
“Radikalisme adalah ancaman terbesar kepada keselamatan semua orang di dunia. Saat ini kita sedang melihatnya semakin berkembang dan semakin radikal di semua lini,” serunya.
David adalah warga Inggris kelahiran Yorkshire dan pernah bekerja sebagai ahli mesin di militer Inggris. Saat diculik dia sedang bekerja untuk lembaga bantuan Prancis. David menjadi korban pemenggalan ketiga setelah dua warga negara Amerika James Foley dan Steven Sotloff.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
Terkini
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan