Suara.com - Wakil Presiden Boediono mengingatkan kepada para pejabat agar ingat diri bahwa posisi yang ditempati adalah untuk kepentingan dan melayani publik bukan untuk keperluan dan keuntungan pribadi serta golongan.
"Pejabat itu intinya adalah orang yang diberi kewenangan oleh publik untuk melaksanakan kepentingan publik. Ini yang harus terus diingat para pejabat," kata Boediono saat memberikan kuliah umum buat siswa Lemhanas di Istana wapres Jakarta, Selasa (16/9/2014).
Hadir dalam acara itu antara lain Gubernur Lemhannas RI Budi Susilo Soepandji serta Sekretaris Wapres Mohammad Oemar.
Dikatakan Boediono, pejabat kadangkala lupa posisi dan jabatan diri sendiri, bahwa mereka bukan milik perseorangan ataupun golongan serta kelompok tapi milik masyarakat.
"Posisi jabatannya adalah juga harus untuk keuntungan seluruh masyarakat. pejabat tak boleh mementingkan keuntungan sendiri dan golongannya," katanya.
Wapres mengingatkan apabila pejabat selalu mementingkan diri sendiri dan golongannya maka berarti mereka tak bisa menjalankan amanah yang pada akhirnya justru merugikan bangsa dan negara.
Gubernur Lemhannas Budi Susilo Supandji melaporkan di dalam tahun 2014 Lemhannas menyelenggarakan dua kali Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) yaitu PPRA 51 dan PPRA 52, yang berlangsung selama 7,5 bulan.
"PPRA 51 dimulai sejak tanggal 25 Februari 2014 dan berakhir pada 9 Oktober 2014. Untuk PPRA 52 di mulai sejak 1 April 2014 dan akan berakhir pada 20 November 2014," katanya.
Jumlah peserta PPRA 51 sebanyak 94 orang dan jumlah peserta PPRA 52 sebanyak 89 orang yang berasal dari TNI, POLRI, Kementerian, Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung, Kadin Pusat, Pemda, Kopertis, Parpol, Lembaga Penyiaran, serta organisasi masyarakat. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah
-
5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review
-
Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster
-
Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla
-
KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban
-
Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah
-
DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project
-
Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!
-
Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026
-
Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan