Suara.com - Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) tidak menutup kemungkinan memberikan peluang kader partai koalisi merah putih masuk dalam kabinetnya. Dalam kabinetnya, memang disediakan 16 kursi menteri untuk kalangan profesional yang berasal dari menteri.
"Kalau ditanya ada kemungkinan, ya ada," ungkapnya di Balai Kota, Jakarta, Selasa (16/9/2014).
Jokowi menegaskan, sedari awal dirinya tidak pernah menutup pintu koalisi terhadap partai yang tergabung dalam koalisi merah putih.
"Kita ini terbuka dari awal. Ya nanti dilihat. Ya kalau udah keluarkan bisa kamu lihat (kinerjanya)," tutur Jokowi.
Jokowi pun membantah bila sudah ada perjanjian khusus untuk pembagian kursi menteri yang ditempatkan untuk kalangan profesional dari partai.
Apalagi bila disebutkan dirinya membagi jatah kursi kepada partai koalisi pendukungnya, yaitu Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Nasdem, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), dan Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI).
"Yang namanya bagi-bagi kursi itu, belum berangkat sudah saya berikan," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim
-
Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat
-
Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?
-
Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia