Suara.com - Amerika Serikat, Selasa (17/9/2014) waktu setempat, mengucapkan selamat kepada Ukraina atas ratifikasi kesepakatan politik dan ekonomi dengan Uni Eropa yang akan memperkuat hubungan antara kedua pihak.
Perjanjian Asosiasi Ukraina tidak akan menghasilkan integrasi ekonomi penuh untuk negara sampai tahun depan, tetapi merupakan langkah penting menuju keanggotaan Uni Eropa.
"Dengan terus maju dengan (Perjanjian Asosiasi Ukraina) dalam menghadapi tantangan besar, pemimpin Ukraina telah melakukan kehendak rakyat Ukraina, yang menunjukkan dukungan luar biasa mereka untuk integrasi lebih lanjut dengan Eropa musim dingin yang lalu, dan dengan suara mereka dalam pemilihan presiden pada 25 Mei," kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri Wakil Marie Harf.
Dia juga mengapresiasi upaya Ukraina menuju perdamaian antara Kiev dan Moskow dengan mengatakan bahwa AS memuji persetujuan Parlemen Ukraina atas undang-undang tentang Amnesti dan Status Khusus untuk pilih bagian-bagian Donetsk dan Luhansk, yang keduanya membuat komitmen penting Ukraina dalam upaya perjanjian gencatan senjata Minsk 5 September.
Undang-undang baru ini menyoroti kelanjutan komitmen pemerintah Ukraina untuk menyelesaikan konflik yang sedang berlangsung di Ukraina timur secara damai.
Harf meminta Rusia dan separatis untuk segera melaksanakan kesepakatan gencatan senjata secara penuh dan mengatakan negara itu harus menghentikan intervensi militer karena melanggar hukum Ukraina. Selain itu juga menarik semua pasukan militer dan peralatan lain dari Ukraina.
"Terakhir adalah dukungan untuk pasukan separatis di timur Ukraina, dan menyetujui mekanisme yang efektif untuk mengamankan dan memantau perbatasan Ukraina-Rusia."
Dia menambahkan bola sekarang ada di pengadilan Rusia. (Antara/KUNA-0ANA)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi