Suara.com - Polisi Korea Selatan, pada Rabu (17/9/2014), menetapkan seorang pesepak bola Palestina sebagai tersangka pelaku pelecehan seksual dan melarangnya keluar dari Korsel. Pelecehan seksual itu diduga dilakukan terhadap seorang staf di ajang Asian Games 2014 di Incheon.
Penetapan sebagai tersangka itu terjadi hanya sehari setelah polisi Korsel juga menetapkan seorang delegasi Asian Games asal Iran dengan tuduhan yang sama, pelecehan seksual.
Polisi mengatakan bahwa insiden yang melibatkan atlet Palestina terjadi di perkampungan atlet pada Selasa (16/9/2014). Pelecehan terjadi ketika sang atlet mengajak staf itu berfoto bersama.
Pesepak bola Palestina, yang namanya tidak disebutkan, kini sudah ditahan dan kasusnya sudah diajukan ke kantor kejaksaan lokal.
Adapun penyelenggara Asian Games Incheon, IAGOC, memperingatkan kepada semua negara yang berkompetisi di Asian Games bahwa pelanggaran serupa yang dilakukan staf Iran dan Palestina akan mendapat ganjaran keras.
Kesebelasan Palestina akan berlaga melawan Tajikstan pada Rabu. (Reuters)
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko
-
Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan
-
Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun
-
Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas