Suara.com - Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (Romy) melaporkan tindakan pendudukan kantor DPP PPP ke Polda Metro Jaya.
"Diduduki oleh sejumlah orang yang tak dikenal, ini dilakukan karena menerobos properti milik umat. Hari ini secara resmi kita sampaikan laporannya," kata Romy kepada wartawan, di Polda Metro Jaya, Rabu (17/9/2014).
Romy mengaku belum mendapat informasiklarifikasi orang-orang mana yang menduduki Kantor DPP PPP di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
"Belum tahu orang-orang yang menduduki DPP tersebut merupakan orang SDA apa tidak, mereka hanya mau membuka jika ada perintah dari pak SDA (Suryadharma Ali)," terangnya.
Selain itu, Romy juga mempermasalahkan pemecatan 19 anggota sekertariat.
"Kita gak boleh masuk, bahkan gak boleh masuk dan ada 19 anggota sekertariat yang sedemikian rupa tidak bisa bekerja, saya tidak tahu maksudnya diberhentikan apa, tapi kami sungguh menyayangkan itu," paparnya.
Ketika disinggung apakah akan melaporkan juga kubu SDA, Romy meminta untuk menunggu hasil laporannya tersebut.
"Nah, nanti kita lihat," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!