Suara.com - Militer Amerika Serikat (AS) membuka informasi soal negara mitra mana saja yang membantu mereka memerangi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Ada lima negara, yakni Yordania, Bahrain, Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab yang membantu serangan AS ke kantung-kantung pertahanan ISIS.
Lewat sebuah pernyataan yang dikeluarkan Pusat Komando AS (CENTCOM), militer telah mengambil tindakan pencegahan terhadap "serangan yang akan segera dilancarkan" terhadao AS dan kepentingan-kepentingan AS oleh "para veteran al Qaeda". Para veteran ini sudah mendirikan sebuah rumah perlindungan di Suriah".
"Serangan ini dilakukan hanya dengan aset-aset AS," sebut pernyataan tersebut.
Dilaporkan bahwa AS meluncurkan serangan dari kapal-kapal perang yang berlayar di perairan internasional Laut Merah dan Teluk Arab bagian utara.
Menurut pernyataan itu, Bahrain, Yordania, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab juga berpartisipasi atau mendukung serangan udara yang dilancarkan terhadap target-target ISIS. Semua pesawat berhasil keluar dengan selamat dari lokasi penyerangan. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
Terkini
-
Mahfud MD Tantang Prabowo Buka-bukaan: Siapa yang Bayar Demo Mahasiswa?
-
Siapa John Lennon 07? Sosok di Balik Kode Rahasia Suap Tambang Ketua Ombudsman
-
Eks Bos ASTRA Infra Port Easkal Wisnu Prabakti Diperiksa KPK Terkait Korupsi Investasi RI-Jepang
-
Pura-pura Jadi Pembeli! Polisi Ciduk Pengedar 15 Airsoft Gun yang Dijual via WhatsApp
-
Mahfud MD Sebut Penolakan UU Polri oleh Mahasiswa Wajar: Memang Tak Ada Perubahan
-
FPTHSI Tepis Pidato Prabowo Sebut Gaji Guru Terkendala Anggaran: Dana Cukup, Tapi Salah Distribusi
-
Shopee Permudah Seller Kelola Keikutsertaan Program Promosi di Laman "Pengelolaan Program Saya"
-
Gus Yaqut Tumbang di Tahanan, Istri Apresiasi Langkah Cepat KPK Larikan ke RS
-
Gaji Dokter Timpang! Menkes: Ada yang Miliaran, Ada yang Selevel Tukang Parkir
-
Viral Isu Kantor RW di Cikini Digusur Demi SPPG, Ini Fakta Sebenarnya