Suara.com - Indonesia kembali mampu meraih tambahan medali emas pada hari ini, Senin (29/9/2014), di ajang Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan (Korsel). Namun, tidak seperti yang mungkin diperkirakan sebagian orang, yang terutama mengarahkan fokusnya pada final ganda campuran bulutangkis perorangan, emas kali ini diraih dari atletik.
Tepatnya, medali emas hari ini diraih oleh atlet Maria Natalia Londa, yang turun di nomor lompat jauh putri. Untuk diketahui, Maria adalah juga atlet andalan Indonesia dari cabang ini, khususnya lagi untuk lompat jauh dan lompat jangkit.
Dalam kompetisi yang sebenarnya sudah selesai jelang tim bulutangkis bertanding itu, Maria sukses mencatatkan lompatan terjauh, menyisihkan atlet-atlet dari Vietnam, Cina, Korsel dan lainnya. Dia mencatatkan lompatan terbaik 6,55 meter, sementara posisi kedua diraih atlet Vietnam dengan 6,44 meter, dan atlet Cina di posisi ketiga dengan lompatan 6,34 meter.
Hasil ini pun menambah perolehan emas Indonesia menjadi total 3 medali emas sejauh ini. Sementara itu dari bulutangkis, sebagaimana diketahui, ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menyerah kalah di final dari Zhang Nan/Zhao Yunlei asal Cina, serta harus puas dengan medali perak.
Total, Indonesia sejauh ini, hingga pukul 19.25 WIB atau pukul 21.25 waktu setempat, sudah meraih 3 medali emas, 4 perak dan 7 perunggu. Untuk peringkat, sementara Indonesia masih berada di urutan ke-16 daftar perolehan medali. [Incheon2014ag.org]
Berita Terkait
-
Resmi! PB Padel Indonesia Jadi Anggota NOC, Buka Jalan Menuju Pentas Dunia
-
Jason Donovan Bertekad Pecahkan Rekor Pribadi di Asian Games 2026
-
Krisis Anggaran, Pelatnas Akuatik untuk Asian Games 2026 Terpaksa Dihentikan
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau