Suara.com - Seorang tabib di Riyadh, Arab Saudi memperkosa seorang perempuan yang datang berobat ke tempat praktiknya. Perempuan itu mengaku mengalami sakit psikologis.
Ketika berusaha mendeteksi penyakit perempuan itu, sang tabib mengatakan bahwa ada jin di dalam rahimnya.
Sang tabib kemudian mengatakan, dia punya kekuatan untuk bisa mengusir jin yang ada di dalam Rahim perempuan itu. Namun, pengobatan hanya bisa dilakukan di rumah tabib itu. Perempuan itu, yang tidak disebutkan umurnya, bersedia untuk menjalani pengobatan di rumah tabib tersebut.
Ketika sampai di rumah tabib itu, perempuan itu hanya bisa pasrah ketika sang tabib memperkosanya. Perempuan yang kehilangan keperawanannya itu baru sadar bahwa dia telah melakukan kesalahan dengan berobat ke tabib itu.
Meski mendapat ancaman dari sang tabib untuk membocorkan peristiwa yang baru saja terjadi di rumah apabila melapor ke polisi, perempuan itu tidak takut. Dia tetap melaporkan tabib itu ke polisi. Tidak perlu waktu lama, polisi langsung menangkap tabib cabul itu.
“Tabib itu memberitahu kepada korban bahwa rahimnya dihantui oleh jin dan dia bisa mengusir jin itu,” kata polisi, seperti dilansir harian Arar.
Kasus pemerkosaan itu langsung mendapat perhatian luas dari media sosial di Arab Saudi. Ada yang mengutuk sang tabib dan ada juga yang menyalahkan perempuan itu.
“Sepertinya masyarakat masih hidup di abad kegelapan. Hampir semua kejahatan dilakukan dengan kedok agama. Kami meminta aparat untuk menghukum tabib tersebut,” kata Souad Al Shammari, aktivis di Arab Saudi.
Namun, ada juga yang menyalahkan perempuan itu. “Perempuan yang pasrah dan menyerahkan dirinya kepada tabib untuk diperkosa adalah sangat bodoh,” kata salah satu netizen. (Emirates24/7)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!