Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) akan segera mengajukan surat resmi pengunduran dirinya ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) setelah disahkan oleh DPRD DKI Jakarta pada Kamis 2 Oktober nanti. Jokowi akan menyerahkan surat resmi pengunduran dirinya langsung ke Mendagri.
"Ya iya dong (sendiri)," kata Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Selasa (30/9/2014).
Dia mengatakan, setelah surat pengesahan lewat DPRD resmi keluar, dirinya akan langsung menemui Mendagri Gamawan Fauzi.
"Ya sesudah (DPRD) dong. Selanjutnya, mengajukan ke Presiden lewat Mendagri," kata Jokowi
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengatakan, DPRD DKI Jakarta menjadwalkan Rapat Paripurna untuk pengunduran diri Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) pukul 10.00 WIB.
"Kamis 2 Oktober pukul 10.00 rapat paripurna dewan," kata Prasetyo usai Rapat Pimpinan DPRD DKI Jakarta, Selasa (30/9/2014).
Dia menerangkan, agenda paripurna ini, nantinya langsung kepada agenda pembacaan pidato tanpa ada pemberian pandangan dari setiap fraksi.
"Jadi langsung keputusan (pidato pengunduran diri). Bukan meminta persetujuan peserta rapat (Paripurna). Langsung diketok," tambah Prasetyo.
Dengan Paripurna ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) akan naik secara otomatis menjadi Gubernur.
Prasetyo menerangkan, untuk pelantikan Ahok masih akan dibahas setelah pembentukan alat kelengkapan DPRD rampung.
Sekedar diketahui, Rapat Pimpinan hari ini mengundang seluruh fraksi yang ada di DPRD DKI Jakarta. Adapun petinggi Fraksi yang hadir dalam rapat pimpinan ini, adalah dari Fraksi PDIP, Fraksi PKB, Fraksi PKS, Fraksi NasDem, Fraksi Demokrat-PAN dan Fraksi Hanura. Sementara itu, Fraksi Gerindra, Fraksi PPP dan Fraksi Golkar. Keputusan ini tetap diambil karena dianggap sudah kuorum.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas
-
Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek
-
Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian
-
Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi
-
Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi
-
Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'
-
Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan
-
DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian
-
Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat