Suara.com - Sebuah restoran di California, Amerika Serikat (AS), diduga memerintahkan pegawainya untuk memasak bayi hewan langka, bernama opossum, untuk dijadikan salah satu menu istimewanya.
Hal itu diungkapkan mantan kepala koki restoran tersebut, Dany Pena.
Dany adalah salah satu orang yang berani mengeluarkan aksi protes terhadap kebijakan restoran. Bahkan, dia sempat mencari dua pegawai yang diperintahkan membunuh opossum, untuk menghentikan aksi sadis tersebut.
Tak cuma itu, Dany pun memutuskan untuk berhenti bekerja dan angkat kaki dari restoran.
"Aku sangat protes," kata Dany seperti dikutip dari laman Dailymail, Senin (6/10/2014).
"Ini sangat kejam. Tak satupun makhluk tuhan boleh diperlakukan dengan cara sadis," ujarnya.
Untuk menghentikan aksi sadis restoran bekas tempatnya bekerja, kini Dany bergabung dengan badan pengontrol hewan setempat.
Badan tersebut, kini, tengah menyelidiki kasus dugaan kekejaman terhadap hewan di restoran yang belum diungkapkan namanya itu. (Dailymail)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!