Suara.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto belum memutuskan mekanisme yang akan ditetapkan untuk pemilihan pimpinan Komisi.
Dia mengaku masih menunggu hasil rapat konsultasi para pimpinan fraksi terkait mekanisme pemilihan pimpinan Komisi.
"Nanti kita dengarkan kembali cara pemilihannya. Kita sabar, karena ini masih tahap baleg (badan legislasi) dan nanti akan kita bicarakan," terang Setya di depan Ruang Rapat Pansus B, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (14/10/2014).
Tak hanya itu, Setya juga mengaku tak menutup kemungkinan untuk menentukan komisi sesuai paket UU MD3 atau dapat ditempuh secara musyawarah dan mufakat.
"Kita lihat perkembanganya, atas taat azas dan aturan, tapi semuanya itu kita tetap melakukan pembicaraan-pembicaraan dengan pimpinan fraksi yang lain," kata Setya.
Namun diketahui, Koalisi Merah Putih menginginkan secara sistem paket, sama seperti saat pemilihan pimpinan DPR yang berujung pada kegaduhan di sidang Paripurna.
Pemilihan pimpinan komisi di DPR rencananya akan dilaksanakan pada Kamis (16/10/2014) di Paripurna.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan