Suara.com - Anggota Fraksi Partai Gerindra Edhie Prabowo menginginkan pembagian jatah pimpinan komisi di DPR menggunakan sistem paket.
"Kami akan mengikuti dan mengacu pada UU MD3. Kami maunya cepat, singkat. Kalau UU kan sudah jelas, (sistemnya) paket. Kami berpijak pada azas UU," kata Edhie di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (14/10/2014).
Sedangkan terkait jumlah komisi, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu tidak mempersoalkan tetap 11. Sebelumnya, Koalisi Merah Putih menginginkan agar jumlahnya diperbanyak lagi.
"Tidak masalah kalau tetap 11. Pembahasan pemekaran komisi kan sudah lama, ada beberapa komisi yang beban kerjanya sangat banyak. Tapi saya pikir kita akan tetap bertahan di 11," ujar dia.
Sementara itu, anggota Fraksi PDI Perjuangan -- Koalisi Indonesia Hebat -- Aria Bima berharap kepada Koalisi Merah Putih agar jangan menggunakan sistem paket dalam pembagian jatah pimpinan komisi.
“Paket-paketan itu dilebur dululah, dan paket-paket ini tidak mengoptimalkan kinerja (DPR). (Idealnya) proporsional, sesuai dengan perolehan suara di legislatif,” kata Aria.
Rapat paripurna pembentukan komisi akan diselenggarakan DPR pada Kamis (16/10/2014).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal