Suara.com - Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) terpaksa minum kopi meskipun dirinya tidak suka. Hal itu dilakukan untuk menemani obrolan dengan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) di Galeri Seni Kunstkring, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (14/10/2014).
"Tadi pertemuan kami kurang lebih satu jam. Kita ngopi bareng meskipun saya tidak suka kopi, saya terpaksa ngopi supaya ngomong kita lebih enak dan santai," kata Jokowi.
Ical pun membenarkan pernyataan Jokowi itu. Dia hanya mesam-mesem mendengar pernyataan Jokowi. Ical juga menambahkan, selain minum kopi mereka berdua memakan jajanan pasar yang disajikan. Namun, kudapan yang mereka makan tidak sama.
"Tadi kita ngopi bareng dan makan jajanan pasar, Pak Jokowi makan onde-onde sedangkan saya ambil klepon," kata Ical.
Kedua tokoh ini melakukan pertemuan untuk membicarakan pemerintahan ke depan. Keduanya memang berada di posisi yang berbeda.
Jokowi sebagai Presiden terpilih yang akan memimpin Indonesia lima tahun ke depan. Sedangkan Ical sebagai Ketua Presidium KMP, yang memantabkan diri menjadi oposisi dan berada di luar pemerintahan.
Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) menghormati sikap Koalisi Merah Putih (KMP) yang memilih jadi oposisi pemerintahannya. Dia menilai, posisi KMP bermanfaat bagi pemerintahannya nanti.
"Menurut saya, (KMP) bagus untuk keseimbangan, check balance. Agar kita mengelola pemerintahan ada yang mengontrol dan mengawasi. Untuk manajemen kenegaraan itu bagus," kata Jokowi.'
Untuk tidak banyak tokoh yang hadir dalam pertemuan tertutup itu. Jokowi hanya mengajak Ketua Tim Transisi Rini Soemarno dan Deputi Tim Transisi Andi Widjajanto. Sedangkan ARB mengajak adiknya, Nirwan Bakrie.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM