Suara.com - DPP PDI Perjuangan akan melakukan rapat secepatnya di markas besar PDI Perjuangan di Lenteng Agung, Jakarta Timur, untuk membahas posisi Sekjen yang ditinggalkan Tjahjo Kumolo dan Ketua Fraksi Puan Maharani.
Kedua masing-masing ditunjuk sebagai Menteri Dalam Negeri dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan yang diumumkan Presiden Joko Widodo, Minggu (26/10/2014).
"Tentulah ini sebagaimana diharapkan Pak Jokowi, anggota kabinetnya tidak mengurisi partai, dan otomatis Pak Tjahjo sebagai sekjen sudah tidak bekerja lagi. Dan Mba Puan juga sebagai ketua fraksi juga tidak bisa bekerja. Dua itu saya rasa Kamis dan Jumat jadi agenda rapat," kata Ketua DPP PDI Perjuangan Trimedia Pandjaitan di DPR, Jakarta, Senin (27/10/2014).
Untuk nama pengganti sementaranya, menurut Trimedia, pengguruh belum mengetahui dan menyerahkannya kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri.
Sedangkan untuk pengganti sesungguhnya buat Tjahjo sebagai Sekjen nanti akan dibahas dalam Kongres PDI Perjuangan pada bulan April 2015.Pramono Anung dalam akun twitternya @Pramonoanung menyatakan, tidak masuk ke dalam Kabinet Jokowi-JK lantaran ada tugas lain dari Megawati.
Disinggung apakah tugas tersebut untuk menggantikan Tjahjo atau Puan, Trimedia belum menjawab tegas.
"Bisa saja, bisa saja (gantikan Tjahjo) juga bisa mengantikan Mba Puan mejadi ketua fraksi, Mas Pram ini kan juga kader senior dan beliau juga bekas pimpinan DPR," tutur Trimedia. [Bagus Santosa]
Berita Terkait
-
KUHP dan KUHAP Mulai Berlaku, Puan Maharani: Momen Bersejarah untuk Indonesia
-
Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP Mulai Lobi Fraksi Lain di Parlemen
-
PDIP Pilih Jadi 'Penyeimbang': Strategi Cerdas atau Sekadar Oposisi Abu-Abu?
-
Usai Reses, 294 Anggota DPR Hadiri Rapat Paripurna Perdana Tahun 2026
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua