Suara.com - Upaya Koalisi Indonesia Hebat (KIH) yang melakukan mosi tidak percaya terhadap parlemen dinilai akan sia-sia. Hal itu dikatakan Juru Bicara Koalisi Merah Putih (KMP) Tantowi Yahya.
Apalagi, menurut Tantowi, hingga ingin mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) terhadap UU MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3).
Menurut Politisi Golkar ini, Perppu itu tidak bisa dikeluarkan. Sebab, Perppu baru bisa dikeluarkan jika dalam kondisi mendesak dan kritis.
"Perppu itu kan keluar karena ada aspek mendesak dan kritis. Sekarang memenuhi atau tidak? Ketika Perppu itu sampai ke DPR, DPR juga akan bahas," kata Tantowi.
Selain itu, lanjut Tantowi, dalam pembentukan UU MD3 ini, KIH turut dilibatkan, sehingga seluruh aspirasinya tertampung.
"KIH itu juga bagian dari DPR yang membuat UU MD3," tuturnya.
Menurutnya, Presiden Jokowi juga merupakan entitas tersendiri, sebab dia adalah pimpinan, stratanya eksekutif, karenanya tidak dapat dilibatkan.
"Pak Jokowi itu, kan satu entitas tersendiri. Dia pemimpin eksekutif. Ranah kita legislatif," katanya.
Seperti diberitakan Koalisi Indonesia Hebat mengajukan mosi tidak percaya terhadap pimpinan DPR. Pengajuan mosi tidak percaya itu berunjung pada pembentukan pimpinan DPR sementara. [Bagus Santosa]
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029