Suara.com - Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia mendesak fraksi yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih dan Koalisi Indonesia Hebat di Dewan Perwakilan Rakyat segera melakukan rekonsiliasi supaya tidak mengganggu kinerja DPR dan penyelenggaraan pemerintahan.
"Situasi ini bisa menjadi ancaman serius terhadap efektivitas kinerja DPR dan penyelenggaraan pemerintahan," kata Direktur Advokasi Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) Ronald Rofiandri.
Menyinggung solusi kekisruhan yang melibatkan dua kelompok di Dewan Perwakilan Rakyat pascapembentukan alat kelengkapan DPR, Ronald dan Giri Ahmad Taufik (peneliti PSHK) berpendapat bahwa ruang alternatif penyelesaian melalui pertimbangan Mahkamah Agung (MA).
Untuk itu, kata dia, PSHK minta Presiden RI Joko Widodo menahan diri untuk tidak terlibat di dalam konflik di DPR dan menyerahkan penyelesaiannya di internal dewan sendiri.
"Kami juga mendesak anggota DPR untuk mengedepankan akal sehat dan musyawarah sebagai langkah awal rekonsiliasi," kata Giri Ahmad Taufik menambahkan.
Dalam hal terdapat permasalahan hukum yang mengakibatkan kisruh politik berkepanjangan dan menghambat pemerintahan, menurut dia, Presiden dapat minta pertimbangan MA di dalam menentukan mitra kerja DPR.
Hal itu, kata Giri yang juga Deputi Riset dan Reformasi Kelembagaan, sudah diatur di dalam Pasal 37 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung. (Antara)
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM