Suara.com - Politisi PDI Perjuangan Effendi Simbolon rupanya tak sungkan bersuara dan mengkritik para menteri pilihan Presiden Joko Widodo yang didukungnya sejak dari ajang Pilpres 2014.
Dia mengkritik serta menuding sejumlah para menteri di Kabinet Kerja tidak berpihak pada rakyat dan punya kepentingan neoliberal, alias penjajahan ekonomi gaya baru.
Effendi saat ditemui di DPR, Jakarta, Selasa (4/11/2014), awalnya mengkritik rencana kenaikkan harga BBM yang bakal diumumkan pemerintah dalam waktu dekat.
Komposisi menteri yang ada, menurut Effendi belum terlalu baik. Dia takut, menteri di pemerintahan Jokowi-JK ini ditunggangi kepentingan neoliberal dibalik kenaikan harga BBM.
"Orang menterinya saja masih bermasalah, siapa Sudirman Said (Menteri ESDM), siapa Rini Soemarno (Menteri BUMN)? Apakah mereka ini yang membawa garis neoliberal? harus clear dulu lah," ujarnya.
Politisi senior ini juga lebih mendukung diversifikasi energi ketimbang menarik subsidi yang berdampak pada kenaikkan BBM.
Sejak bertugas di DPR pada periode 2009-2014, Effendi memang salah seorang hard liner penolak rencana kenaikan harga BBM oleh Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Berita Terkait
-
Mahasiswa Trisakti Beri Peringatan Keras: Jangan Main-Main dengan Isu Perut Rakyat
-
Diangkut Mobil Tahanan ke RS Polri, Roy Suryo Bercelana Pendek, Dokter Tifa Berompi Oranye
-
Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI
-
Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Jemput Paksa Roy Suryo dan dr Tifa
-
Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM