Suara.com - Politisi PDI Perjuangan Pramono Anung, yang juga perwakilan Koalisi Indonesia Hebat (KIH), memastikan kalau poin kesepakatan antara kubu KIH dan Koalisi Merah Putih (KMP) sedang disusun untuk mengakhiri konflik di DPR.
Pramono yang dihubungi Suara.com Mingggu (9/11/2014), mengungkapkan kalau penandatangan kesepakatan akan diumumkan besok Senin (10/11/2014), atau paling lambat Selasa (11/11/2014).
“Sedang disusun dan dipersiapkan besok atau lusa,” kata Pramono Anung.
Dia juga menyatakan salah satu yang menjadi poin utama adalah soal pembagian 16 jatah kursi pimpinan komisi serta alat kelengkapan DPR buat KIH.
“Mengenai jumlahnya sedang kita susun lagi dalam pembahasan terakhir bersama. Pokoknya ini penyelsaian dengan saling mneghormati dan mengehargai azas keadilan,” terangnya.
Pramono dan Ketua Fraksi PDI Perjuangan Olly Dondokambe menjadi perwakilan untuk melobi kubu KMP.
Kemarin, Sabtu (8/11/2014), keduanya juga menggelar pertemuan dengan perwakilan KMP untuk membahas hasil kesepakatan.
Awalnya sempat ada usul untuk menambah jumlah komisi, namun belakangan usulan itu dihapus dari opsi.
Pertarungan kedua kubu semakin meruncing setelah KIH menyelenggarakan rapat paripurna sendiri yang disebut media sebagai DPR tandingan.
Kedua kubu juga merupakan ujung dari pertarungan pada ajang Pilpres 2014, dimana KIH adalah partai partai pendukung pasangan Jokowi-JK, sementara KMP bekas pendukung Prabowo-Hatta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Mengenal Oghab 44, Benteng Bawah Gunung Iran yang Siap Hancurkan Armada AS di Selat Hormuz
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Kelaparan Hantui India Usai LPG Langka Imbas Perang Iran, Buruh di Kota Balik ke Desa
-
DO Saja Tak Cukup, DPR Minta Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Diseret ke Ranah Pidana
-
Jangan Sampai Menyesal! Ini Risiko Besar Jika Berangkat Haji Tanpa Visa Sah
-
Dosen Universitas Budi Luhur Inisial Y Dipolisikan, Diduga Cabuli Mahasiswi Sejak 2021
-
Soroti Angkot Ngetem Picu Macet, Pramono Anung Bakal Tambah Armada Mikrotrans dan JakLingko
-
Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang
-
Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat
-
Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan