Sepasang kakek nenek diyakini menjadi korban bencana tanah longsor di Desa Leivi, Tuscany, Italia. Keduanya diduga terkubur hidup-hidup saat tanah longsor mengantam kediaman mereka hari Selasa (11/11/2014) waktu setempat.
Juru bicara badan perlindungan sipil setempat menyatakan, kemungkinan untuk menemukan pasangan lansia itu sangatlah kecil. Desa yang ditinggali pasangan lansia tersebut adalah satu dari sekian banyak desa di Tuscany yang dihantam banjir bandang.
Banjir bandang yang membawa lumpur terjadi pascahujan deras yang melanda kawasan Tuscany, Liguria, Lombardy, dan Emilia Romagna. Hujan deras yang tak kunjung henti juga memaksa sekolah-sekolah menghentikan aktivitas belajar mengajar. Badan perlindungan sipil juga berencana belum akan mencabut status darurat di Liguria hingga Rabu sore waktu setempat.
Hujan deras menimbulkan banjir setinggi lutut di beberapa tempat. Hujan memicu luapan air dari tiga sungai yang mengalir di kawasan tersebut.
Warga juga sudah dievakuasi ke sejumlah tempat seperti Genoa, dan beberapa kota lainnya. Menteri Lingkungan Italia Gian Luca Galletti mengatakan, banjir disebabkan banyaknya rumah yang dibangun secara ilegal. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
-
Rumah Warga di Benhil Jakpus Hancur Gegara Tanah Longsor, Begini Penampakannya
-
Kondisi Bangunan Terdampak Longsor di Petamburan
-
Cerita di Balik Longsor Petamburan: Delapan Hari Sebelum Ambrol, Warga Sudah Rasakan Tanda Bahaya
-
Diguyur Hujan Lebat, Jalur Lingkar Utara Jatigede Longsor
-
Jalur Wisata Pusuk Sembalun Tertutup Longsor, Gubernur NTB Instruksikan Percepatan Pembersihan
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!
-
200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan
-
Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini
-
3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah
-
Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka
-
Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia
-
91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit
-
Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam
-
BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera
-
Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas