Suara.com - Saat ini, seiring kebijakan pemerintahan di bawah Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) yang telah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, sejumlah besar warga yang antre di SPBU mulai resah. Para sopir angkutan umum khususnya, sangat mengeluhkan kenaikan harga tersebut.
Salah satunya seperti yang diungkapkan Robby, sopir Kopaja 57 jurusan Blok M-Kampung Rambutan. Dia bahkan mengatakan, belum lama menjadi Presiden, Jokowi justru sudah langsung mengambil langkah menaikkan harga BBM yang menurutnya akan membuat semakin susah rakyat.
"Namanya juga kita orang kecil. Jadi makin repot nih kalau begini. Belum apa-apa, (harga BBM) udah naik. Bikin kaget orang jadinya. Minimal ada pemberitahuan dulu," ucap Robby, sembari antre mengisi BBM jenis solar di SPBU 34-12603 yang berada di Jalan Tanjung Barat, Senin (17/11/2014) malam.
Robby bahkan menerangkan, tadinya dia hanya ingin mengisi solar Rp50.000, namun karena harga BBM akan naik terhitung tengah malam ini, akhirnya jadi ditambah mengisinya.
"Baru mau ngisi 50.000, jadi tambahin ini. Takutnya besok rugi. Kita jadi bingung ini. Pengeluaran buat beli bensin aja makin nambah, tapi setoran kita nggak turun," jelasnya.
Sementara itu, dari pantauan Suara.com pula, di lokasi SPBU tersebut tampak antara lain salah seorang sopir taksi Blue Bird yang telah mengisi BBM jenis Premium, langsung menyetok tambahan bensin ke botol air mineral ukuran 1 liter yang lantas disimpan ke bagasinya.
Namun untuk hal tersebut, petugas SPBU tampaknya tidak menegur apalagi memarahi, malah ikut membantu penyetokan tersebut.
Berita Terkait
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Mana yang Turun Duluan? Banner Demo Mahasiswa di DPR Sindir Kenaikan BBM hingga Jabatan Prabowo
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
-
Efek Domino Kenaikan BBM: Saat Stabilitas Negara Dibayar oleh Dapur Rumah Tangga
-
VIDEO: Demonstrasi Mahasiswa Diwarnai Aksi Bentrok dengan Aparat, Terlibat Saling Dorong
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya
-
Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?
-
Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri
-
KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan
-
Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris
-
Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional
-
Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya
-
Razman Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Buntut Kasus Hotman Paris
-
Gempa Venezuela Renggut 235 Jiwa, Krisis Medis Melanda Wilayah La Guaira
-
Sekolah Rakyat Rasa Militer? 1.000 Taruna Kemhan Bakal Diterjunkan Gembleng Disiplin Siswa