Suara.com - Presiden Joko Widodo melantik Basuki Tjahaja Purnama, yang lebih dikenal dengan panggilan Ahok, sebagai gubernur DKI Jakarta pada Rabu (19/11/2014). Pelantikan Ahok, gubernur Ibu Kota pertama yang beragama Kristen dan berasal daru suku Tionghoa itu, pun menarik perhatian media-media internasional.
Time.com, website milik majalah terkemuka Amerika Serikat, The Time, memuji pelantikan Ahok dalam artikel berjudul "Indonesia Reaches Racial Milestone With Chinese Governor of Jakarta".
"Untuk pertama kalinya dalam 50 tahun, seorang nonmuslim akan memimpin ibu kota Indonesia. Enam belas tahun setelah kerusuhan anti-Cina di Ibu Kota Indonesia, Presiden Joko Widodo telah melantik seorang politikus etnis Cina sebagai gubernur baru Jakarta," tulis Time.com.
Ulasan yang sama juga ditulis The Washington Post, media ternama AS, dalam artikel berjudul "Indonesian capital gets a Christian governor".
"Seorang kristen dilantik sebagai gubernur untuk pertama kalinya dalam 50 tahun, meski diprotes oleh kelompok-kelompok Islam garis keras," tulis media yang bermarkas di ibu kota AS itu.
Sementara media ekonomi, The Wall Street Journal, dalam artikel bertajuk "Ahok Takes Office: A Look At Jakarta’s New Governor" menulis bahwa "Ahok...adalah satu di antara beberapa pemimpin reformis yang berusaha melawan oligarki di Indonesia."
"Dia telah mengguncang segalanya dengan merekam pertemuan-pertemuan resmi pejabat dan menegur pejabat-pejabat di depan kamera," tulis The Wall Street Journal.
"Purnama adalah seorang kristen dan juga berasal dari etnis Cina, seorang minoritas," tulis media itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
Terkini
-
Minta RUU Pidana Mati Segera Dibahas DPR, Wamenkum Usul Metode Suntik dan Kursi Listrik
-
Pegawai SPPG Mau Dijadikan ASN, Alvin Lie Punya Kekhawatiran seperti Ini
-
Gubernur Pramono: Investasi Jakarta Tembus Rp270 Triliun, Ratusan Ribu Pekerja Terserap
-
Duit Pemerasan Bupati Pati Disetor Pakai Karung, Isinya Sampai Recehan Rp10 Ribu
-
Insiden Udara di Bali, Kronologi Helikopter Raffi Ahmad Alami Gangguan Akibat Kabut Tebal
-
Anies Didorong Partai Gerakan Rakyat Maju Pilpres 2029, NasDem: Kita Belum Pikirin!
-
Dasco Luruskan Isu Pencalonan Thomas Djiwandono: Diusulkan BI, Sudah Mundur dari Gerindra
-
Tembus 25,5 Juta Penumpang di 2025, Layanan Gratis Transportasi Jakarta Berlanjut Tahun Ini
-
E-Voting dan Masa Depan Pemilu Indonesia, Sudah Siapkah Kita?
-
Mahfud MD Soroti Masa Depan Demokrasi: Vonis Rudi S. Kamri Keliru, RUU Disinformasi Jangan Ujug-ujug