Suara.com - Jaksa Agung Muhammad Prasetyo sudah mengajukan surat pengunduran diri sebagai anggota partai politik Nasional Demokrat dan juga anggota DPR periode 2014-19.
Anggota DPR dari Partai Nasdem, Johny Plate mengatakan, pengunduran itu dilakukan sebelum Prasetyo dilantik sebagai Jaksa Agung oleh Presiden Joko Widodo, Kamis (20/11/2014).
Kata dia, pengunduran itu merupakan inisiatif Prasetyo karena dia tahu seorang Jaksa Agung harus independen dan tidak boleh terkait dengan partai politik.
“Sebagai mantan Jaksa, Pak Prasetyo juga sudah tahu aturan tentang independensi itu. Jadi, dia mengirim surat pernyataan mundur sebagao anggota DPR kepada Pak Setya Novanto dan juga anggota organik Partai Nasdem. Ketika dilantik sebagai Jaksa Agung, Pak Prasetyo murni sebagai orang profesional dan tidak ada kaitannya lagi dengan Nasdem,” kata Johny ketika dihubungi suara.com melalui sambungan telepon, Jumat (21/11/2014).
Johny menambahkan, Nasdem mendukung penuh pengunduran diri Prasetyo sebagai anggota parpol agar bisa bekerja tanpa beban dan independen dalam mengambil keputusan.
Menurut dia, Partai Nasdem juga sudah menyadari bahwa seorang Jaksa Agung tidak boleh berasal dari partai politik. Sehingga, ketika Jokowi menunjuk Prasetyo sebagai Jaksa Agung maka yang bersangkutan harus mundur sebagai anggota.
Kemarin, Presiden Jokowi melantik Muhammad Prasetyo sebagai Jaksa Agung menggantikan Basrief Arif. Penunjukan Prasetyo menuai protes karena dianggap tidak punya rekam jejak yang mumpuni meksi sempat menjadi jaksa di Kejaksaan Agung.
Berita Terkait
-
KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp
-
Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Usut Korupsi Haji, KPK Masih Sisir Saksi Travel Sebelum Periksa Bos Maktour dan Kesthuri
-
Ahmad Dhani Datangi Bareskrim Usai Akun Instagramnya Mendadak Hilang
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia