Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang akrab disapa Ahok mengungkapkan bahwa jabatan wakil gubernur tidak harus diisi oleh jatah dari partai.
"Kita gak bicara soal jatah partai ya. Kita berbicara bisa kerja apa enggak. Bisa dampingi saya atau gak, kita butuh orang yang betul-betul punya pengalaman, jelas bisa kerja, mesti seperti itu," kata Ahok di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (27/11/2014).
Mantan Bupati Belitung Timur itu mengaku tak mau asal memilih wagub, apalagi kata Ahok yang belum pernah mempunyai pengalaman di ibu kota, ia hanya inginkan wakilnya nanti dari kalangan profesional.
"Ini Jakarta loh mana bisa main-main. Kawin politik atau demi politik gak ada. Gak pikiran gitu, yang penting bagi saya tuntaskan kerjaan di Jakarta," jelas Ahok.
Sebelumya diberitakan bahwa kandidat terkuat jadi Wakil Gubernur DKI adalah Boy Sadikin yang kini menjawat Ketua DPP Golkar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan