Suara.com - Otoritas di Nigeria tengah mencari skuat kelompok militan Boko Haram yang terdiri dari 50 pejuang perempuan yang akan melakukan aksi bom bunuh diri. Mereka mendapatkan tugas untuk membunuh 100 ribu orang sebelum akhir Desember.
Rencana tersebut terungkap setelah otoritas setempat menangkap salah satu pejuang perempuan. Dalam interogasi, pejuang perempuan itu mengatakan bahwa ada 50 perempuan yang siap melakukan aksi bom bunuh diri di sejumlah kota.
Target utama adalah Maidugiri, yang merupakan ibu kota dan kota terbesar di wilayah utara Nigeria. Kota itu kerap menjadi target serangan dari kelompok militan yang ingin mendirikan negara syariah Islam.
Pejuang perempuan Boko Haram itu ditangkap pada 2 Desember lalu, tidak lama setelah dua pejuang perempuan lainnya meledakkan diri mereka di sebuah pasar di Maidugiri. Lokasi serangan bom bunuh diri itu sama persis dengan aksi bom bunuh diri yang pernah dilakukan sebelumnya oleh dua pejuang perempuan Boko Haram dan menewaskan 45 orang.
Pejuang perempuan itu ditangkap di sebuah kampus. Usai penangkapan itu, pengamanan di kampus itu diperketat. Mahasiswa harus melewati sejumlah pemeriksaan sebelum bisa masuk ke kampus.
Awal Juli lalu, Boko Haram juga melakukan serangan bersenjata dengan menggunakan perempuan sebagai martir. Pada serangan yang terjadi di Kano State Polytechnic itu, 3 orang tewas. (IBTimes)
Tag
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin