Suara.com - Direktur Eksekutif Populi Center, Nico Harjanto menganggap, penolakan Partai Golkar terhadap Perppu Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) merupakan hasil dari tidak konsistennya Partai Demokrat.
"Itu karena sikap Partai Demokrat sendiri yang inkonsisten," kata Nico di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (6/12/2014)
Nico menambahkan, Partai Demokrat terlihat tidak konsisten sejak pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pilkada di sidang paripurna.
"Bisa kita lihat, Demokrat tidak konsisten karena secara terang-terangan walk out, padahal kondisi SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) saat itu sedang berada di luar negeri," imbuhnya.
Lebih lanjut Nico memaparkan, seharusnya SBY mempunyai sikap sebagai pimpinan partai Demokrat untuk mengakomodir segala bentuk tindakan dari anggota partainya.
Nico pun menganggap, pada saat itu, SBY seolah-olah berpangku tangan.
"Padahal, SBY pernah menyatakan sikapnya sebagai pimpinan di Partai Demokrat menjunjung tinggi asas demokrasi, seharusnya hal itu dibuktikan, bukan hanya diproklamirkan," tandasnya.
Sebelumnya, Aburizal Bakrie Ketua Umum Partai Golkar versi Musyawarah Nasional IX (Munas) Golkar di Bali menyatakan sikap untuk membatalkan kesepakatan Perppu Pilkada Langsung yang dirumuskan oleh SBY. Hal ini menuai tanggapan keras dari berbagai pihak, termasuk SBY sendiri.
Berita Terkait
-
Isu Munaslub 'Hantui' Golkar, Idrus Marham Sebut Bukan Dari Istana Dalangnya
-
Kaleidoskop 2024: Dinamika Parpol di Tahun Politik, Golkar Dipimpin Bahlil, PDIP Takut Diawut-awut
-
Jokowi Ungkap Alasan Pakai Kemeja Kuning Saat Hadiri Penutupan Munas Golkar, Begini Katanya
-
Berkemeja Kuning, Jokowi Dan Prabowo Hadiri Penutupan Munas Golkar Malam Ini
-
Sah! Jadi Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia Terima Panji Kebesaran dan Ucapkan Ikrar Ini
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun