- Pemprov Papua Tengah membiayai sekolah negeri dan swasta melalui dana APBD.
- Bantuan pendidikan menyasar SMA, SMK, SLB, dan asrama di delapan kabupaten.
- Besaran subsidi mulai dari 1 Juta hingga 10 Juta per siswa.
Suara.com - Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengambil langkah progresif dalam reformasi sektor pendidikan daerah. Melalui kebijakan terbarunya, Pemprov Papua Tengah secara resmi menetapkan Program Pendidikan Sekolah Gratis yang berlaku di seluruh wilayah cakupannya.
Kebijakan ini tidak hanya menyasar sekolah negeri, tetapi juga sekolah swasta, Sekolah Luar Biasa (SLB), hingga satuan pendidikan berbasis asrama.
Payung hukum kebijakan strategis ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Papua Tengah Nomor 100.3.3.1/259 Tahun 2025.
Regulasi tersebut telah ditandatangani langsung oleh Gubernur Meki Nawipa di Nabire pada 3 Oktober 2025, menandai dimulainya era baru aksesibilitas pendidikan di wilayah otonomi baru tersebut.
Komitmen Pemerataan dan Peningkatan Kualitas SDM
Langkah berani ini bukan sekadar kebijakan populis, melainkan implementasi nyata dari amanat Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional.
Pemerintah daerah berupaya menghapus sekat-sekat diskriminasi dalam akses layanan pendidikan. Tujuannya jelas: memangkas kesenjangan sosial-ekonomi yang selama ini menjadi penghambat, sekaligus mengakselerasi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Papua Tengah.
Bagi kalangan profesional dan pengamat kebijakan publik, langkah ini dinilai krusial. Di tengah persaingan global yang semakin ketat, investasi pada modal manusia (human capital) adalah fondasi utama bagi kemajuan daerah.
Dengan menghapus beban biaya, pemerintah memastikan setiap anak di Papua Tengah memiliki kesempatan yang setara untuk mengenyam pendidikan berkualitas tanpa terkendala masalah finansial.
Baca Juga: DBH Dipangkas, Anggaran Menyusut, Target Sekolah Gratis Jakarta Ikut Menciut
Skema Pembiayaan dan Alokasi APBD
Dalam pelaksanaannya, seluruh beban pembiayaan program ini akan ditanggung penuh oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Papua Tengah.
Pemerintah daerah telah menyusun skema alokasi dana yang proporsional, disesuaikan dengan jumlah siswa serta indeks harga satuan di masing-masing sekolah.
Besaran bantuan yang digelontorkan cukup signifikan. Subsidi biaya pendidikan ditetapkan mulai dari Rp1.000.000 hingga mencapai Rp10.000.000 per siswa per tahun.
Angka maksimal tersebut dikhususkan bagi siswa yang menempuh pendidikan dengan pola asrama, mengingat tingginya komponen biaya operasional dan kebutuhan hidup siswa di asrama.
Cakupan Wilayah
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Pramono Sebut Kebun Binatang Ragunan Bakal Tutup Saat Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali Lusa
-
Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin
-
Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia
-
Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat
-
Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali
-
Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman
-
Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata
-
Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah
-
Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan