Suara.com - Kepolisian Resor (Polres) Sumedang menetapkan seorang tersangka penjual minuman keras oplosan yang menyebabkan warga Sumedang keracunan dan meninggal dunia.
"Tersangka satu orang inisial D," ujar Kapolres Sumedang AKBP Yully Kurniawan usai pemusnahan minuman keras oplosan di markas Polres Sumedang, Jabar, Sabtu (6/12/2014).
Dia menjelaskan, tersangka diduga merupakan penjual minuman keras oplosan di wilayah Sumedang selatan. Minuman oplosan yang dijualnya diduga sebagai penyebab sejumlah warga menjadi korban keracunan bahkan 10 orang tewas setelah mengonsumsi minuman tersebut.
Polres Sumedang, lanjut dia, sedang melakukan pengejaran terhadap seseorang yang merupakan rekan tersangka yang menjual minuman tersebut.
"Tim sedang mencari teman tersangka. Tersangka saat ini sudah ditahan, kami kenakan pasal 204 KUHP," katanya.
Sebelumnya, minuman keras oplosan telah menyebabkan 106 warga Sumedang keracunan hingga harus mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Umum setempat.
Akibat minuman keras oplosan itu dilaporkan 10 orang tewas dan satu orang masih kritis terbaring di Rumah Sakit. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam