Suara.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H Laoly, pada Senin (8/12/2014), mengatakan telah membentuk tim untuk meneliti dan menganalisis konflik internal di tubuh Partai Golkar.
Tim itu dibentuk pemerintah karena dua kubu Partai Golkar, masing-masing dipimpin oleh Aburizal Bakrie dan Agung Laksono, mengklaim sebagai pemimpin sah partai berlambang pohon beringin tersebut. Keduanya pekan lalu sudah menggelar musyawarah nasional berbeda, di Bali dan di Ancol, Jakarta dan mengajukan kepengurusannya ke Kemkumham hari ini.
"Partai Golkar adalah partai besar, merupakan aset negara. Kita sudah punya staf untuk meneliti. Saya terpaksa bikin tim karena ada riak riak," kata Yasona di Jakarta.
Ia mengatakan sudah menerima berkas pendaftaran Musyawarah Nasional XI (Munas) Partai Golkar dari kubu Ical yang digelar di Bali.
"Saya sudah terima dari Golkar Munas Bali," imbuh Yasonna, sambil mengatakan bahwa berkas Munas Golkar di Bali akan segera diproses sesuai aturan dan sesuai ketentuan Undang-undang yang berlaku.
"Kita akan proses segera, kita akan baca lihat dan analisis sesuai Undang - undang yang ada dan AD/ART partai Golkar tentunya," ujar dia.
Berita Terkait
-
Bahlil Diserang PDIP Soal Batu Bara PLN, Ade Ginanjar Pasang Badan: Jangan Politisasi Energi
-
Lantik Pengurus Aceh, Bahlil Tegaskan Golkar Dukung Prabowo Sampai Selesai
-
Darurat Korupsi! Golkar Desak Evaluasi Total Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Beruntun
-
Usulan Pilkada Lewat DPRD Kandas? Golkar Respons Putusan MK
-
Sandi Politik di Bumi Ruwa Jurai: Mengapa Jokowi Akhirnya Berseragam PSI?
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
"Nyaman Bersama Mandiri", Langkah Bank Mandiri Jaga Kenyamanan Nasabah Dari Transaksi Hingga Layanan
-
Tak Melulu Jawa, Film Suanggi: Ilmu Kutukan Siap Teror Bioskop Lewat Horor Indonesia Timur
-
Ada KJ Apa, Netflix Umumkan Jajaran Pemain Serial Myron Bolitar
-
Zulhas Minta Waktu Sebulan ke Prabowo untuk Benahi Tata Kelola MBG
-
Cekcok saat Rapat, 2 Pentolan Golkar Riau Ditantang Duel di Atas Ring Tinju
-
5 HP Murah Terbaik untuk Ojol Menurut Review, Performa Gacor Mulai Rp1 Jutaan
-
Lebih Kejam dari Ghosting: Kenali Breadcrumbing, Jebakan Cinta yang Menguras Mental
-
AHM Dorong Transformasi Layanan Melalui KLHN 2026
-
Park Ji Hyun dan Lee Jong Suk Berpotensi Bintangi Drama Misteri 'Paradise'
-
Jelang Piala AFF 2026, Stadion Pakansari Dipoles Rp8 Miliar untuk Timnas Indonesia