Suara.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Papua Kombes Pol Sulistyo Pujdo Hartono mengimbau kepada warga di Enarotali, Kabupaten Paniai agar tidak terprovokasi dengan situasi kekinian yang terjadi di daerah itu.
"Masyarakat diharapkan tidak terprovokasi dengan situasi di Enarotali," kata Kombes Pol Sulistyo Pujdo di Kota Jayapura, Papua, Senin malam.
Hal serupa juga diserukan kepada aparat kepolisian dan TNI yang ada di Enarotali, Kabupaten Paniai dengan harapan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. "Begitu juga anggota polisi dan TNI yang ada disana. Peristiwa ini kami masih dalami, apakah ada pihak lain terlibat atau kejadian ini seperti apa," katanya.
Pudjo mengungkapkan banyak kabar yang beredar terkait situasi kekinian di Enarotali, mulai dari jumlah warga yang tewas, luka-luka dan tudingan kepada aparat keamanan. "Semua ini masih dalam pendalaman. Besok Polda Papua akan kirimkan tim ke sana untuk mengetahui peristiwa itu, Pak Kabid Propam dan inspektorat akan kesana juga. Termasuk tim dari Kodam, hanya perlu dikonfirmasi ke Pak Kapendam," katanya.
Seperti dikabarkan sebelumnya, sejumlah warga sipil di Enarotali, Kabupaten Paniai dikabarkan tewas dalam suatu kerusuhan yang belum diketahui motifnya.
Kantor KPU setempat dibakar, markas Koramil Enarotali dan Polsek Paniai Timur ikut kena imbas diserang ratusan warga dengan menggunakan batu, parang dan panah.
Tiga anggota TNI dan tiga anggota polisi luka-luka, markas Koramil Enarotali dan markas Polsek Paniai Timur rusak, empat mobil hancur dan belasan warga lainnya luka-luka.
Hingga kini, situasi di Enarotali, Kabupaten Paniai masih memanas. Warga nampak berjaga-jaga, anggota Polsek Paniai Timur dan Koramil Enarotali masih terperangkap dalam markasnya masing-masing. (Antara)
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Waspada! Kasus DBD di Jakarta Mulai Merayap Naik di Awal 2026
-
Temuan Komisi E DPRD DKI: Obat HIV di Jakbar Disimpan di Ruangan Apek, Pasien Keluhkan Bau Menyengat
-
Sentil Pemprov DKI Soal Tawuran, Komisi E DPRD Usul Sanksi Pidana bagi Orang Tua Pelaku
-
Pecah Kongsi! Rustam Effendi Kecewa Eggi Sudjana Sebut Jokowi Orang Baik Usai Kasus Dihentikan
-
DPRD DKI Dukung Rute Baru Transjabodetabek untuk Kurangi Macet Jakarta
-
Rustam Effendi Sebut Eggi Sudjana Musuh dalam Selimut, di TPUA Dia Duri dalam Daging!
-
Kepala Daerah yang Di-endorse Jokowi Ditangkap KPK, Bukti Pengaruh Politik Memudar Pasca Lengser?
-
BGN Tegaskan Program MBG Tak Ganggu Pendidikan, Anggaran dan Program Justru Terus Meningkat
-
Misi Berbahaya di Pongkor: Basarnas Terjang 'Lubang Maut' Demi Evakuasi 3 Penambang
-
Jaksa Agung Tindak Tegas 165 Pegawai Nakal Sepanjang 2025: 72 Orang Dijatuhi Hukuman Berat