Suara.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan versi Muktamar Jakarta, Djan Faridz menegaskan sikapnya saat ini untuk tidak berada dipihak manapun, baik itu di pihak Koalisi Merah Putih (KMP) maupun di Koalisi Indonesia Hebat (KIH).
Namun begitu ia menyatakan bukan berarti partainya tidak mempunyai pendirian dalam berpolitik, karena menurutnya sikapnya tetap berpegang teguh pada kebaikan dan mencegah ketidakbaikan.
"Kita tidak bilang secara spesifik akan bergabung non-blok. tetapi yang buruk akan kita kritisi dan tentang, yang baik kita dorong," kata Djan usai Mukernas I di Hotel JS Luwansa, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (12/12/2014).
Meskipun begitu, dia juga sempat mengaku kalau saat ini partai yang dipimpinnya masih berada di kubu KMP. Namun, menurutnya menjadi penyeimbang akan jauh lebih baik, karena hal tersebut sesuai dengan sikap perjuangan partai yang berlambang Kabah tersebut untuk tetap beristiqomah.
"Saat ini kita masih di KMP dan akan menjadi kekuatan penyeimbang. Dalam konteks politik nasional, segala yang baik akan kita dukung. Dan yang keliru dan tidak baik akan kita cegah," jelasnya.
Dia pun menegaskan kemanapun partainya bersikap adalah sebagai pendirian sebuah partai, asalkan tetap mempertahankan semangat partai.
"Penyeimbang itu pendirian, orang belok kanan pendirian, belok kiri pendirian, jalan lurus pendirian," tutupnya dengan tegas.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat