Suara.com - Banjir akibat meluapnya Sungai Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, tak hanya membuat ribuan rumah terendam.Buaya muncul akibat banjir di wilayah tersebut.
Banjir akibat meluapnya Sungai Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, tak hanya membuat ribuan rumah terendam.
Banjir turut membuat buaya keluar dari sarangnya, hingga menerkam lima warga yang bermukim di pinggir sungai tersebut. Satu warga di antaranya bahkan meninggal dunia.
"Dari lima warga yang digigit buaya, empat mengalami robek pada paha dan kaki. Sedangkan satu orang meninggal dunia," kata Sekretaris Kecamatan Bengalon, Ernawati, Jumat (12/12/2014).
"Kelima korban adalah warga Desa Sepaso Selatan," lanjutnya.
"Korban selamat menyadari kalau buaya hendak menerkamnya. Meski terluka, mereka melawan buaya, sehingga lolos dari musibah," ujar Ernawati.
Sementara itu, staf Trantib setempat, Harianto, menerangkan bahwa pihaknya banyak mendapatkan laporan kemunculan buaya, pascabanjir di wilayahnya.
"Hampir setiap malam dan subuh warga banyak melihat buaya naik ke darat. Warga dibuat ketakutan," ujarnya.
"Yang terakhir ini, buaya berukuran besar. Dia sembunyi di kolong rumah warga," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Berada di MV Hondius, Youtuber Ruhi Cenet Bongkar Fakta Ngeri saat Hantavirus Tewaskan 3 Orang
-
Sambut HUT ke-499, Jakarta Gelar Car Free Day di Jalan Rasuna Said Minggu Pagi, Cek Titik Parkirnya!
-
Kemensos Bentuk Tim Khusus untuk Mendalami Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat
-
Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!
-
Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!
-
Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?