Suara.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Rabu (17/12/2014) sore, untuk menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Hanya saja, ketika ditanya jumlah kekayaan yang dilaporkannya, mantan politisi Partai Hanura ini enggan memberitahukan. Dia malah memilih untuk menghindari wartawan.
"Serahkan LHKPN. Enggaklah, biasa saja. Nanti ya," kata Saleh, sembari langsung masuk ke dalam Gedung KPK, di Jalan Rasuna Said, Jakarta Sekatan, Rabu (17/12).
Sejauh ini, diketahui sudah ada sejumlah menteri Kabinet Kerja yang melaporkan harta kekayaannya ke KPK. Selain para menteri, ada juga Wakil Menteri Keuangan yang sudah menjalankan kewajibannya sebagai penyelenggara negara tersebut.
Desember ini sendiri merupakan bulan kedua setelah KPK memberikan waktu paling lambat selama tiga bulan untuk menyampaikan LHKPN, sejak para pejabat itu diangkat menjadi aparat penyelenggara negara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
-
Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak
-
Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi
-
Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!
-
Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR
-
Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!
-
Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!
-
Mengurai Benang Kusut Gagal Bayar Gaji PPPK: Apakah Dana APBN Bisa Jadi Solusi?