News / Nasional
Minggu, 26 Juli 2026 | 10:24 WIB
Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin di Jakarta Convention Center, pada Kamis (23/7/2026). [Suara.com/Alif]
Baca 10 detik
  • Ketua Umum PKB Cak Imin menyatakan Prabowonomics bertujuan mewujudkan ekonomi konstitusi di Indonesia pada hari Minggu.
  • Agenda pertama adalah merevisi 108 undang-undang seperti UU Cipta Kerja dan Minerba yang dianggap tidak sejalan.
  • Agenda kedua adalah memperkuat kebijakan APBN agar tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Suara.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengatakan ada tiga agenda utama yang harus segera ditindaklanjuti untuk mewujudkan ekonomi konstitusi.

Hal itu disampaikan Imin saat bicara mengenai Prabowonomics.

Ia menegaskan makna dan arah Prabowonomics sebagai konsep ekonomi konstitusi yang harus diwujudkan melalui reformasi regulasi dan kebijakan anggaran yang berpihak kepada masyarakat.

Agenda pertama adalah melakukan peninjauan dan revisi terhadap 108 undang-undang yang dinilai belum sejalan dengan semangat pembangunan berbasis ekonomi konstitusi.

"Prabowonomics atau ekonomi konstitusi itu ada tiga hal yang harus segera ditindaklanjuti. Yang pertama, me-review dan mengubah 108 undang-undang. Saya akan terus merayu semua pihak, mengajak semua partai, mari kita sukseskan ekonomi konstitusi atau Prabowonomics ini dengan mengubah 108 undang-undang," kata Imin kepada wartawan usai melepas 7.500 peserta PKB Run 2026 di kawasan GBk, Senayan, Jakarta, Minggu (26/7/2026).

Prabowo Kasih Cap "Pemimpin Kancil" buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil. (Tangkap layar)

Menurutnya, ad asejumlah regulasi yang perlu ditinjau kembali, antara lain Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law), Undang-Undang Mineral dan Batubara (Minerba), Undang-Undang Lingkungan Hidup, serta berbagai produk hukum lain yang dinilai bertentangan dengan semangat pembangunan berbasis ekonomi konstitusi.

Sementara agenda kedua adalah memperkuat politik anggaran yang tepat sasaran sebagaimana telah mulai dijalankan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Imin, APBN harus lebih diarahkan pada program-program yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Ia mencontohkan pembangunan jembatan bagi anak-anak sekolah di daerah terpencil agar tidak lagi harus mempertaruhkan keselamatan saat berangkat ke sekolah, percepatan rehabilitasi fasilitas pendidikan, hingga penguatan kewirausahaan masyarakat sebagai prioritas penggunaan anggaran negara.

Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya

"Pokoknya kebijakan APBN Pak Prabowo harus diperbesar untuk yang bisa dinikmati langsung oleh rakyat. Itulah yang disebut ekonomi konstitusi," kata Imin.

Melalui pembenahan regulasi dan penguatan belanja negara yang lebih berpihak kepada kepentingan rakyat.

Imin meyakini konsep Prabowonomics dapat menjadi landasan pembangunan nasional yang selaras dengan amanat konstitusi dan mampu menghadirkan keadilan ekonomi bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Load More