Suara.com - Penyidik Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Duren Sawit masih mencari beberapa barang bukti yang digunakan untuk menusuk Faza Chandikya Dhanadi (16) di Metro Mini beberapa waktu lalu.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Duren Sawit, Ajun Komisaris Polisi Chalid Thayib mengungkapkan, barang bukti pisau berukuran panjang 20 cm diketahui dibuang oleh pelaku di pinggiran Pasar Kaget Prapatan Satu, Perumnas Klender.
"Saat ini masih dalam pencarian," ujar Chalid kepada Suara.com, Kamis (18/12/2014).
Chalid menambahkan, selain pisau, pihaknya juga mencari baju putih pelaku yang berlumuran darah korban.
"Menurut pelaku, baju tersebut dibuang di selokan Jalan H. Hasan, Kelurahan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur," imbuhnya.
Selain itu, Chalid menyebut bahwa polisi juga masih mencari jaket berwarna biru yang dikenakan oleh pelaku pada saat melakukan penusukan.
"Langkah selanjutnya, penyidik akan mencari barang bukti, dan apabila sudah diketemukan maka akan segera disita," tandasnya.
Sebelumnya, polisi disebut telah berhasil membekuk pelaku penusukan di Metro Mini. Sosok tersangka itu, Muhammad Saparudi Tampubolon alias Iteng (19), berhasil dibekuk Tim Buru Sergap Polsek Duren Sawit pada Rabu (17/12/2014), di dekat Stasiun Kereta Api Buaran.
Iteng merupakan tersangka pelaku penusukan Faza, seorang pelajar, yang terjadi di atas Metro Mini M52 bernopol B 7704 AM, Rabu (10/12) pekan lalu. Kejadian berawal saat korban naik Metro Mini itu dari Kampung Melayu menuju ke Buaran. Pada saat di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Buaran Klender, Jakarta Timur, tiba-tiba saja pelaku meminta telepon genggam korban, namun oleh korban tidak mau diserahkan hingga ia akhirnya ditusuk.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia
-
Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak