Suara.com - Media sosial Instagram, pada Sabtu (21/12/2014), menutup akun lelaki yang mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan dua polisi di New York, Amerika Serikat.
"Duka dan simpati yang mendalam bagi keluarga dan sahabat dua polisi yang ditembak dan terbunuh di New York," kata juru bicara Instagram, Alison Schumer.
"Tidak ada tempat bagi konten seperti ini dalam komunitas kita. Ini adalah pelanggaran atas syarat dan ketentuan (Instagram), dan sudah dihapus," lanjut dia.
Meski sudah dihapus, banyak pihak yang mengeritik media sosial milik Facebook itu karena dinilai tidak cukup awas dan telat menghapus postingan-postingan bernana ancaman dan provokasi tersebut.
Lebih dari itu, tulisan bernada ancaman tersebut diunggah beberapa jam sebelum Ismaaiyl Brinsley menembak mati dua petugas polisi di Brooklyn, New York.
"Saya akan melebarkan sayap di atas para babi hari ini. Mereka merengut satu di antara kami...ayo kita rengut dua dari kalangan mereka," tulis Brinsley di akun Instagram, lengkap dengan foto pistol berwarna metalik.
Di bawah foto dan tulisan itu, ia mengunggah tagar #ShootThePolice #RIPErivGarner dan #RIPMike Brown.
Eriv Garner dan Mike Brown adalah dua lelaki kulit hitam yang tewas di tangan polisi AS baru-baru ini. Kematian keduanya memantik demonstrasi dan kerusuhan di beberapa wilayah di AS, termasuk di New York. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal