Suara.com - Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) akan mengoptimalkan pelayanan secara daring (online) guna menghindari pungutan liar dan praktik yang tidak sesuai prosedur.
"Setiap TKI wajib memiliki rekening bank untuk menghindari gaji yang tidak dibayarkan majikannya," kata Kepala BNP2TKI Nusron Wahid melalui keterangan tertulis, Senin (22/12/2014).
Selain persoalan gaji, BNP2TKI juga mewajibkan para TKI membayar pemeriksaan kesehatan, pelatihan, pelayanan dokumen dan asuransi melalui transfer bank.
Nusron mengakui pihaknya menerima pengaduan semakin banyak TKI yang mendapatkan gaji dari majikan karena selama ini pembayaran dilakukan secara tunai.
Para TKI juga tidak menerima gaji langsung dari majikan karena pembayaran dilakukan melalui agen atau pihak ketiga.
Nusron menegaskan majikan diwajibkan mentransfer gaji TKI melalui rekening bank mulai 2015 agar terhindar dari potongan.
Kegunaan lainnya TKI dapat mengetahui langsung gajinya sudah diterima atau belum dari majikan.
BNP2TKI menerima 468 pengaduan TKI yang mendapatkan gaji dan 775 laporan yang menginginkan TKI dipulangkan selama 2014."Total selama 2014 ini BNP2TKI menerima 3.568 pengaduan," ujar Nusron.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita