Suara.com - Sebanyak 14 dari 53 warga negara Indonesia yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang akan dipulangkan dari Kuala Lumpur, Malaysia, menuju Jakarta pada Sabtu siang (29/11/2014).
"Ada 14 orang yang dipulangkan, sisanya 40 orang lagi rencananya dipulangkan Rabu (3/12/2014)," kata Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia, Hermono, di Gedung KBRI Kuala Lumpur, Jumat (28/11/2014), seusai memberikan penyuluhan kepada korban TPPO yang akan dipulangkan.
Hermono menjelaskan total korban TPPO yang berhasil diselamatkan oleh pihak KBRI Kuala Lumpur bekerja sama dengan pihak Kepolisian Diraja Malaysia pada 11 November lalu adalah 53 orang.
Ke-53 korban TPPO tersebut rencananya akan disalurkan ke sejumlah negara di Timur Tengah, seperti Libya, Suriah, Jordan, Oman, Qatar dan sejumlah negara lainnya melalui Malaysia.
Pengiriman para WNI tersebut disinyalir dilakukan oleh sindikat yang dikelola oleh seorang warga dari Timur Tengah berinisial IM. Tersangka memiliki jaringan sangat luas termasuk di Indonesia, bahkan di antaranya dibantu oleh mantan istrinya yang berkewarganegaraan Indonesia.
"Sebelumnya pelaku sudah ditangkap, tapi diperbolehkan untuk membayar jaminan. Sekarang ini dia tertangkap lagi di Malaysia," kata dia.
Menurut pengakuan para korban, sindikat tersebut menampung mereka di sejumlah tempat di Jakarta dan Bekasi sebelum bertolak ke Malaysia melalui Batam ataupun langsung dari Bandara Soekarno-Hatta ke lapangan terbang antarbangsa Kuala Lumpur.
"Kami ditampung di rumah kontrakan atau pun rumah-rumah di dalam kampung," ungkap seorang korban asal provinsi Nusa Tenggara Barat. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga
-
KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp
-
Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone
-
Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur
-
Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara
-
Usai Jalani Sidang di Jakarta, Ammar Zoni Kembali Dipindah ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan
-
Prabowo Janji Renovasi Puskesmas dan Sekolah di Miangas
-
Ada Semangat dan Kehidupan Baru dari Balik Pintu Huntara
-
Satgas PRR Salurkan Rp1,9 T Hadirkan Ruang Kelas Nyaman di Wilayah Terdampak
-
Bantargebang Terancam Overload, Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah dari Rumah Mulai Besok