Suara.com - Politisi Senior Partai Golkar Hajriyanto Y Thohari berharap Partai Golkar bisa menentukan sikap dalam Pemerintahan Jokowi-JK. Sikap ini pula yang menjadi salah satu masalah hingga membuat Golkar terbelah menjadi dua.
Menurut Hajriyanto, Golkar harusnya tidak terlalu kaku dalam berpolitik, dan tidak dengan mudahnya mempermanenkan kerjasama politik, seperti yang terjadi dalam Koalisi permanen dengan nama Koalisi Merah Putih (KMP).
"Politik nggak bisa terlalu kaku dan rigit begitu. Politik apaan kok sedikit-sedikit permanen!" kata Hajriyanto saat dihubungi di Jakarta, Rabu (24/12/2014).
Menurutnya, dua kubu Golkar yang ada saat ini harusnya bersungguh-sungguh untuk menentukan sikap dalam pemerintahan Jokowi-JK. Yaitu, menempuh kesepakatan bersama tentang sikapnya di luar pemerintah. Sebab, Golkar sebaiknya berkosentrasi untuk pemenangan Pemilu 2019.
"Golkar lebih bebas dan leluasa untuk mengartikulasikan konsep dan pandangan politiknya. Golkar tidak akan mengganggu pemerintah dan pemerintah juga jangan sekali-sekali mengganggu dan merayu Golkar," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Jawab Isu Penggulingan Prabowo, Golkar: Raison dEtre Gejolak Politik Masih Bisa Dicegah!
-
Banyak Masyarakat Masih Mampu Berkurban, Golkar Sebut Ekonomi Indonesia Masih Oke
-
Bahlil Sumbang Hewan Kurban ke Seluruh DPD Golkar, Totalnya Lebih dari 40 Ekor
-
Bukan Cuma Lucu, Ada Makna Mendalam di Balik Viral Lagu 'Mas Bahlil Ganteng' Menurut Golkar
-
Anggota DPRD Fakfak Digerebek Bersama Bidan Berstatus Istri Orang di Kamar Kos, Videonya Viral!
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja, Hadapi Pekerjaan Tergeser AI
-
CENTCOM: Amerika Serang Pertahanan Udara Iran, Stasiun Kendali Darat dan Radar Pengintai
-
Serangan AS ke Iran, Gelombang Ledakan Terjadi di Kota Jask dan Kouhe Mobarakeh Hingga Pulau Qeshm
-
Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut
-
Vonis Kasus Andrie Yunus Digelar Hari Ini, Nasib Empat Anggota BAIS TNI Akan Ditentukan
-
DPR: Jangan Terus Salahkan The Fed dan Perang Teluk Saat Rupiah Tertekan
-
Perang Pecah Lagi! Amerika Serang Iran Lagi, Luncurkan Rudal ke Dekat Jalur Minyak Dunia
-
Pengesahan Revisi UU Polri Dikritik, Dinilai Terlalu Terburu-Buru dan Tidak Transparan
-
Hari Ini, Empat Prajurit TNI Jalani Sidang Putusan Kasus Penyiraman Andrie Yunus
-
Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?