Suara.com - Beberapa jam menjelang pelaksanaan Misa Natal, enam penjinak bom dari satuan Gegana Polda Metro Jaya menyisir semua ruangan di Gereja Katedral Jakarta, Jalan Katedral, Jakarta Pusat, Rabu (24/12/2014).
Menurut pengamatan suara.com, anggota yang membawa metal detektor mulai jam 12.50 WIB mulai bertugas. Dengan peralatan itu, mereka melakukan deteksi terhadap kemungkinan adanya bahan peledak di tempatkan di lingkungan gereja.
Sekitar pukul 13.00 WIB, petugas keluar dari gereja, lalu menyisir di bagian luar tempat ibadah. Mereka tak hanya menggunakan metal detektor, tapi juga memakai bantuan seekor anjing pelacak.
Sampai berita ini diturunkan, penyisiran masih berlangsung.
Tema yang diusung pada perayaan Natal 24-25 Desember 2014 di Katedral Jakarta adalah 'Berjumpa Allah dengan Keluarga.'
Koordinator Keamanan dan Humas Gereja Katedral Keuskupan Agung, Thomas Bambang, mengatakan berbagai persiapan telah dilakukan.
"Kami menyediakan 4.500 tempat duduk, di antaranya 900 di Katedral, 2.500 di tenda depan, 500 di belakang dan 600 di atas," kata Thomas.
Panitia berharap umat Katolik bisa merayakan Natal dengan tenang.
Misa pukul 17.00 WIB dan 19.00 WIB nanti, diperkirakan akan dihadiri 5.000 sampai 5.500 orang. Jumlahnya diprediksi akan berkurang pada misa pukul 22.00 WIB, menjadi sekitar 3.000 sampai 3.500 orang.
Berikut ini adalah jadwal misa di Gereja Katedral Jakarta.
Sesi Misa Malam Natal, 24 Desember 2014:
Misa 1 : 17:00 WIB, Misa 2 : 19:30 WIB, Misa 3 : 22:00 WIB.
Sesi Misa Natal, 25 Desember 2014:
Misa 1 06:00 WIB, Misa 2 07:30 WIB, Misa 3 09:00, WIB, Misa 4 11:00 WIB, Misa 5 18:00 WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi
-
Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo
-
Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal
-
Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba
-
Berkas Lengkap! Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Kritik Rencana MBG untuk Anak Sekolah Indonesia di Arab, DPR: Urus Dulu yang di Dalam Negeri
-
Kasus Riset Palsu di Denmark, Mendiktisaintek Temukan Dugaan Pencatutan Nama Kampus
-
Nadiem Makarim: Jadi Menteri Umur 35 Tanpa Pengalaman, Banyak yang Tersinggung
-
Balita Meninggal Usai Tindakan Sedasi di RSUD Prambanan, Keluarga Laporkan Dugaan Malapraktik
-
Viral 'Pulau Sampah' di Muara Angke: Bagaimana Berakhir di Sana dan Apa Bahaya Tersembunyinya?