Suara.com - Polrestabes Semarang tidak akan menyepelekan berbagai bentuk teror yang ditujukan ke Gereja Katedral Semarang, Jawa Tengah, menjelang perayaan Natal.
"Ada surat kaleng yang dikirim secara berulang setiap tahun," kata Kapolrestabes Semarang Komisaris Besar Djihartono di Semarang, Rabu (24/12/2014).
Djihartono mengatakan surat berisi ancaman tersebut selalu ditindaklanjuti, meski selalu terjadi menjelang perayaan di gereja tersebut.
"Sudah identifikasi identitas pengirim surat kaleng tersebut. Kalau melihat kondisi fisiknya, bisa juga belum tentu orang itu yang melakukannya," katanya.
Terpisah, salah seorang pengurus Gereja Katedral Semarang Romo Luhur Prihadi mengakui tentang ada surat teror yang berisi ancaman akan melakukan kekacauan saat ibadah itu.
Ia menuturkan surat teror tersebut sudah berulang kali ditujukan ke gereja tersebut dengan identitas pengirim yang lengkap.
"Selalu kami laporkan ke kepolisian dan sudah ditindaklanjuti," katanya.
Ancaman teror tersebut terakhir kali dilakukan pada saat perayaan Paskah lalu.
Ia juga mendapat laporan dari jemaat yang memperoleh pesan singkat yang berisi teror.
Dengan pengamanan gabungan dari kepolisian, TNI dan elemen masyarakat lainnya, perayaan Natal di Gereja Katedral diharapkan berjalan lancar. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon
-
Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas
-
Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!
-
Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik
-
Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi
-
Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo
-
Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal
-
Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba
-
Berkas Lengkap! Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Kritik Rencana MBG untuk Anak Sekolah Indonesia di Arab, DPR: Urus Dulu yang di Dalam Negeri