Suara.com - Puluhan tokoh adat dilibatkan untuk mencari keberadaan dugaan hilang kontaknya pesawat AirAsia di perairan Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Bangka Belitung.
"Kami diundang untuk membantu melihat secara gaib keberadaan pesawat tersebut dan hasil penglihatan kami bahwa pesawat itu tenggelam di antara Pulau Long dan Nangka," kata Ketua Adat Belitung Timur Mohammad Sai di Manggar, Selasa.
Pantauan Antara di Manggar, Senin (30/12/2014), puluhan petinggi adat dari sejumlah desa dikumpulkan di rumah dinas Bupati Belitung Timur untuk melihat secara gaib keberadaan pesawat yang hilang kontak tersebut.
Para tokoh adat itu berasal dari berbagai elemen dan unsur yaitu unsur air, angin, api, laut dan darat melakukan ritual dan doa bersama untuk mendapatkan petunjuk dari sang pencipta.
"Hasil penglihatan saya bahwa pesawat tersebut disambar induk kilat dan petir, pesawat itu hancur dan tenggelam di laut," pendapatnya.
Ia menyatakan, untuk melihat keberadaan pesawat itu hanya meminta petunjuk dari Allah SWT bukan bersekutu dengan jin dan setan.
"Kami berkumpul bukan melakukan ritual yang mengarah kepada sirik, tetapi hanya memadukan kemampuan tokoh adat secara gaib dengan kekuatan doa bersama agar diberi petunjuk keberadaan pesawat itu," ujarnya.
Ia mengatakan, upaya tersebut hanya bentuk bantuan kepada Tim SAR yang mungkin bisa dijadikan informasi untuk mencari titik hilangnya pesawat AirAsia.
"Berbagai upaya dilakukan untuk mencari titik hilang kontak pesawat dan cara kami adalah dengan melakukan doa bersama untuk mendapatkan petunjuk dari penguasa langit dan bumi terkait keberadaan pesawat itu," ujarnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
AirAsia Optimalkan Rute Favorit di Tengah Gejolak Harga Avtur Global
-
Pasar Pengalaman Wisata Diproyeksi Tembus 342 Miliar Dolar, Atraksi Jadi Daya Tarik Baru Traveler
-
Tren Liburan 2025: Dari Lonjakan Pemesanan Hotel hingga Peran Teknologi Booking Cerdas
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
Gen Z Malaysia Jatuh Cinta pada Indonesia: Rahasia Promosi Wisata yang Tak Terduga!
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
John Herdman Ultimatum Timnas Indonesia: Lupakan Vietnam, Singapura Jadi Penentu Nasib
-
Tak Sekadar Salurkan Pembiayaan, BSI Bangun Ekosistem UMKM Nasional Bersama Danantara
-
Masker Viva Bengkuang Dipakai Berapa Kali? Ini Anjuran dan Review Pembeli
-
Polda Kalsel Gagalkan Penyelundupan 32 Kg Sabu Jaringan Fredy Pratama
-
Siapa Pencipta Lagu Honk! No Na? Ini Sosok di Balik Lirik Om Telolet Om dan Angkot yang Viral
-
Cikole dan Cibeureum Sarang Pengungkapan Narkoba, 43 Tersangka Diciduk Polres Sukabumi
-
Purbaya Ngamuk! Sindir Ekonom Asing: Mereka Salah, Saya Pintar!
-
Marak Kecelakaan Kapal, Puan Tagih Tanggung Jawab Negara dalam Keselamatan Pelayaran
-
China Bikin Senjata AI untuk Serangan Udara Skala Besar
-
Harga Cabai Merah Besar Melonjak Hampir 75 Persen, Beras hingga Minyak Goreng Ikut Naik