Suara.com - Hingga saat ini sudah 30 anggota keluarga penumpang pesawat AirAsia QZ8501 yang menyerahkan sampel DNA kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) di posko Crisis Center, Bandara Juanda Sidoarjo, Jatim
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Jatim, Kombes Pol Budiono mengatakan, saat ini pihaknya hanya tinggal menunggu laporan dari 93 anggota keluarga penumpang pesawat AirAsia QZ8501 lainnya.
Menurut dia, secara prinsip data dan informasi dari 93 anggota keluarga tersebut tinggal dilengkapi. Budiono berharap, mereka yang memberikan sampel DNA merupakan orangtua atau saudara kandung. Hal ini untuk memudahkan mencocokkan sampel DNA.
"Hingga saat ini masih ada beberapa keluarga penumpang yang masih perlu melengkapi data seperti foto dan medical record dari penumpang," ujar Budiono, Rabu (31/12/2014).
Budiono menambahkan, pihaknya akan bekerja semaksimal mungkin untuk mengumpulkan data antemortem dari keluarga para penumpang pesawat AirAsia. (Yovie Wicaksono)
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis