Suara.com - Sepuluh jenazah tengah dipetikemaskan dan segera dikirim ke Surabaya dari Pangkalan Bun dengan menggunakan Pesawat CN295 milik TNI AU.
Direktur Operasional (Badan SAR Nasional) Brigadir Jenderal TNI SB Supriyadi mengatakan, dalam waktu satu jam, sepuluh jenazah itu akan diserahkan ke Surabaya.
"Sekarang sudah dilakukan (pemetikemasan jenasah), dikirim dalam waktu 1 jam lagi," kata dia di Posko Tim SAR Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Jumat (2/1/2014) sore.
Kapolda Kalimantan Tengah Brigjen Hermanu menerangkan, secara umum ke sepuluh jenazah ini dalam kondisi yang masih bisa diidentivikasikan.
Dia menerangkan, hari ini ada delapan yang sudah teridentivikasi. Dua jenazah tadi pagi yang dikirim menggunakan Helikopter Bell berjenis kelamin laki-laki dan perempuan.
Empat yang dikirimkan oleh Helikopter Seahawk milik Amerika tadi siang berjenis kelamin laki-laki, anak laki-laki dan dua orang perempuan. Sementara, empat jenazah yang baru saja tiba di Lanud Iskandar, belum dimasukkan ke peti mati.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja
-
Gagah! Sapi Kurban 'Kelas Berat' 1 Ton Milik Prabowo Tiba di Masjid Istiqlal
-
Siapa Prihatini Cs? Peneliti yang Diduga Tipu Pakar Dunia di Denmark Ternyata Bukan Dosen Lokal
-
Skandal Riset Palsu Demi Travel Grant, UNY Benarkan Rivaldy dan Prihantini Adalah Alumni
-
Pemkab Mojokerto Kucurkan Dana Rp7,5 Miliar untuk Insentif 6 Ribu Guru TPQ
-
Jalur KRL Tangerang Kembali Normal Setelah Tiga Jam Gangguan
-
DPR Setujui RUU Aceh: Zakat Kurangi Pajak, Bandara Dikelola Daerah
-
PMJ Ungkap Peran Obat Keras di Balik Aksi Anarko, Nyali Massa Demo Muncul dari Pil Koplo?
-
Krisis Ekonomi Ubah Tradisi Idul Adha di Negara Ini, Harga Kurban Gila-Gilaan
-
Niat Baik Berujung Petaka! Melerai Cekcok Sopir Taksi, Pemuda di Kemayoran Malah Dikeroyok Pemabuk