Suara.com - Pendeta T.B Joshua asal Nigeria mengeluarkan ramalan tentang akan jatuhnya pesawat asal Malaysia pada akhir 2013 dengan jumlah korban yagn tewas mencapai ratusan orang. Tiga bulan kemudian, ramalan tersebut menjadi kenyataan ketika pesawat Malaysia Airlines MH370 hilang setelah lepas landas dari bandara internasional Kuala Lumpur.
Bulan lalu, pendeta tersebut kembali membuat ramalan tentang adanya pesawat yang mengalami kecelakaan di Indonesia. Kembali, ramalan tersebut menjadi kenyataan ketika pesawat AirAsia jatuh di Selat Karimata, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.
Kini, video yang berisi ramalan Pendeta T.B Joshua kembali beredar di dunia maya. Dalam akun Emannuel Tv di YouTube, T.B Joshua membuat ramala tentang aksi teror yang akan terjadi di sebuah negara yang menggunakan bahasa Prancis. Ramalan itu disampaikan Joshua di hadapan jemaatnya dalam sebuah misa pada 20 April 2014.
“Di negara Prancis, saya melihat adanya sebuah serangan, akan ada serangan di sana. Mereka harus mencatat, hari Rabu dan Kamis,” demikian pernyataan T.B Joshua di hadapan umatnya.
Selang satu minggu kemudian, Joshua kembali menyampaikan pandangannya terhadap aksi tersebut yang didapat dari Tuhan.
“Negara itu, negara yang menggunakan bahasa Prancis seperti yang saya katakana minggu lalu, orang-orang itu masih di dalam kota. Yang saya katakana minggu lalu, Paris, itulah lokasi yang saya lihat,” ujarnya.
Belum bisa dikonfirmasi tentang kebenaran dari video yang beredar di YouTube tersebut. Hari Rabu lalu, tiga orang bersenjata menyerang kantor majalah Charlie Hebdo yang menewaskan dua 12 orang. Selang satu hari kemudian, dua polisi ditembak oleh dua orang bersenjata di mana seorang polisi perempuan tewas di lokas kejadian. (YouTube)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?