Suara.com - Ketua Komisi III DPR dari Fraksi Golkar Azis Syamsudin menegaskan bahwa sembilan fraksi telah sepakat mendukung Komisaris Jenderal Budi Gunawan menjadi Kapolri. Namun, Azis tak mau merinci alasan fraksi-fraksi tetap mendukung tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi itu.
"Itu masing-masing fraksi memberikan pertimbangan ya saya tidak bisa mengangkat dalam forum terbuka ini karena sifat pleno tadi di Komisi III adalah tertutup," kata Azis usai sidang fit and proper test terhadap Budi Gunawan di Komisi III DPR, Jakarta, Rabu (14/1/2015).
Hanya Fraksi Demokrat yang tidak hadir di sidang dan fraksi ini menyatakan dengan tegas bahwa Presiden Jokowi sebaiknya tidak melantik Budi Gunawan.
Azis mengatakan akan segera mengirim laporan kepada pimpinan DPR agar segera dijadwalkan sidang paripurna.
"Insya Allah besok, akan dibacakan dalam forum paripurna," katanya.
Azis tak mau berandai-andai mengenai kemungkinan Presiden menarik kembali pencalonan Budi terkait status tersangka.
"Nanti saja, kalau Presiden melantik atau tidak melantik, kita tunggu Presiden," katanya.
Budi Gunawan adalah calon tunggal Kapolri yang diajukan oleh Presiden Jokowi. Kemarin atau sehari menjelang fit and proper test, KPK menetapkan Budi menjadi tersangka. KPK telah mengantongi dua alat bukti.
Budi menjelaskan bahwa transaksi yang dinilai mencurigakan oleh KPK itu sebenarnya transaksi bisnis keluarga dengan kreditur. Ia mengatakan telah mengantongi surat dari Bareskrim bahwa harta kekayaannya bersih dari kasus hukum.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
Dua Belas Lokasi Disiapkan untuk Muhibah Ramadan Kabupaten Sukabumi
-
Komisi III DPR Gelar RDP Kematian Nizam Syafei, Ibu Kandung Hadir dan Soroti Dugaan Penyiksaan
-
Presiden Prabowo Akan Pimpin Upacara Pemakaman Militer Try Sutrisno di TMP Kalibata
-
Integrasikan 1.231 Anak ke Stunting Action Hub, Langkah Nyata Telkom Dorong Penurunan Stunting
-
Salat Jenazah Try Sutrisno Digelar di Masjid Agung Sunda Kelapa, Bahlil dan Prasetyo Hadi Hadir
-
Israel Mulai Serang Lebanon, Trump Beri Sinyal Perang Jangka Panjang
-
Penyelundupan 54.096 Benih Lobster di Bandara YIA Digagalkan, Nilainya Capai Rp1 Miliar
-
Moeldoko Kenang Try Sutrisno: Sosok Panglima Agitator yang Bakar Semangat Prajurit
-
Siapa Mojtaba Khamenei? Sosok 'Penguasa Bayangan' Calon Pengganti Ali Khamenei di Iran
-
Profil Try Sutrisno, Wakil Presiden ke-6 RI: Jejak Militer, Politik, dan Emas Olimpiade 1992