Suara.com - Tindakan Presiden Joko Widodo menunda pelantikan Komisaris Jenderal (Komjen) Pol Budi Gunawan sebagai Kapolri, dinilai hanya penundaan masalah.
Jokowi seharusnya membatalkan, bukan menunda Budi Gunawan sebagai Kapolri.
Demikian dikatakan pengamat politik, Nico Harjanto di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (17/1/2015).
"Itu hanya menunda, bukan menyelesaikan masalah. Bila Jokowi membatalkan pelantikan, status Budi Gunawan sebagai calon Kapolri bisa dicabut," ujarnya.
Nico juga menyayangkan pernyataan sejumlah petinggi partai politik yang menyebut kasus Budi Gunawan masih buram. "Itu adalah pandangan politik, yang tentunya subyektif, dan sarat kepentingan," ujarnya.
Seharusnya, lanjut Nico, para petinggi politik menghargai status hukum yang dikeluarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Apalagi, status hukum dari KPK tidak bisa diingkari.
"Status hukum yang selama ini kita percayai, yaitu KPK tidak bisa diingkari," tandasnya.
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM