Suara.com - Presiden Joko Widodo didesak untuk turun tangan dalam menangani masalah penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto oleh Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri.
Aktivis ICW, Donald Faridz mengatakan, penangkapan Bambang Widjojanto merupakan sebuah tindakan yang lazim. Kata dia, Jokowi harus mendesak Wakapolri Badrodin Haiti untuk segera membebaskan Bambang.
“Ini merupakan sebuah bukti bahwa Presiden tidak bisa mengontrol polisi. Penangkapan ini harus segera ditindaklanjuti oleh Presiden dengan memerintah Wakapolri untuk segera membebaskan BW,” kata Donald kepada suara.com melalui sambungan telepon, Jumat (23/1/2015).
Informasi tentang ditangkapnya Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto beredar sejak pagi tadi. Bambang dikabarkan ditangkap oleh Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri.
Informasi tentang ditangkapnya Bambang sudah dibenarkan oleh Deputi Pencegahan KPK Johan Budi kepada salah satu media online. Sementara itu, Kepolisian Indonesia belum bersedia memberikan informasi tentang penangkapan itu.
Ketika dihubungi suara.com, Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Ronny F. Sompie mengaku belum tahu informasi tentang penangkapan Bambang Widjojanto oleh Bareskrim. Hingga kini belum diketahui penyebab ditangkapnya Bambang Widjojanto oleh Bareskrim Mabes Polri.
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas
-
Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis
-
Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela
-
Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam
-
China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun
-
Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos